Kreativitas Pedagang dalam Meningkatkan Taraf Ekonomi Pasar Terapung Lok Baintan Masyarakat Kalimantan Selatan

Triyani Triyani, Nasihattul Hanah, Desy Sustriani, Aperlina Gea, Lion Nanda Murya Sallom

Abstract


Penelitian ini dilatar belakangi karena sebagian taraf ekonomi pedagang Pasar Terapung Lok Baitan masih kurang stabil. Tujuan penelitian ini adalah untuk analisis kreatifitas pedagang dalam meningkatkan taraf ekonomi Pasar Terapung Lok Baintan masyarakat Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan data yang di hasilkan dari wawancara, observasi, dan studi literatur. Lokasi penelitian ini adalah Pasar Terapung Lok Baintan, Desa Sungai Pinang Kabupaten Banjarmasi, Kalimantan Selatan. Sumber informasi adalah pedagang di Pasar Terapung Lok Baintan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kreativitas yang dimiliki pedagang Pasar Terapung Lok Baintan tersebut adalah membuat berbagai kerajinan tangan dari anyaman rotan, mengolah aneka makanan tradisional, menggunakan kesenian pantun sebagai alat untuk menarik simpati pembeli.


Full Text:

PDF

References


Akhrianti, I., Gustomi, A., & Belitung, U. B. (2020). Deteksi perubahan kawasan mangrove di wilayah pesisir Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Aquatic Science Jurnal Ilmu Perairan, 2(4), 11–16.

Ana, A. F., Qurniati, R., & Wulandari, C. (2015). Pengaruh karakteristik individu terhadap aksi kolektif kelompok peduli mangrove di desa sidodadi kecamatan padang cermin kabupaten pesawaran. Jurnal Hutan Tropis, 3(1), 8-17.

Damsir, D., Ansyori, A., Yanto, Y., Erwanda, S., & Purwanto, B. (2023). Pemetaan areal mangrove di Provinsi Lampung menggunakan citra Sentinel 2-a dan citra satelit Google Earth. Jurnal Pengabdian Kolaborasi Dan Inovasi IPTEKS, 1(3), 207–216.

Fathy, R. (2019). Modal sosial: Konsep, inklusivitas dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 6(1), 1-17.

Firmansyah, Satjapradja, O., & Supriono, B. (2013). Potensi dan komposisi vegetasi pada ekosistem hutan mangrove di Selat Nasik Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jurnal Nusa Sylva, 13(2), 9–18.

Jannati, S. A., Ramadhan, D., & Pertiwi, C. N. D. (2020). Modal sosial dalam revitalisasi kearifan lokal (studi kasus Desa Wisata Kandri Kecamatan Gunung Pati Kota Semarang). Jurnal Analisa Sosiologi, 9(1), 57-73.

Matilda, R., Siregar, H., & Naim, M. (2021). Modal sosial sebagai kekuatan lembaga dalam meningkatkan kerjasama berwirausaha. Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus), 40-49, 6(1).

Soleha, Pranoto, & Evahelda. (2020). Valuasi ekonomi objek wisata hutan mangrove munjang di Desa Kurau Barat Kabupaten Bangka Tengah. SOCA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 14(1), 101-113.

Sumar, S. (2021). Penanaman mangrove sebagai upaya pencegahan abrasi. Ikraith Abdimas, 4(1), 126–130.

Tamsil, A., Hasnidar, & Akram, A. M. (2022). Penyuluhan dan pelatihan penanaman mangrove di Kelurahan Bira Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kauniah, 1(1), 77–88.

Thobias, E., Tungka, A. K., & Rogahang, J. J. (2013). Pengaruh modal sosial terhadap perilaku kewirausahaan (suatu studi pada pelaku usaha mikro kecil menengah di Kecamatan Kabaruan Kabupaten Kepulauan Talaud). Acta Diurna, 2(2), 1–23.

Zulia, M., Supratman, O., & Sari, S. P. (2019). Kesesuaian dan daya dukung ekowisata mangrove di Desa Kurau dan Desa Kurau Barat Kabupaten Bangka Tengah. Akuatik: Jurnal Sumberdaya Perairan, 13(2), 94-104.




DOI: https://doi.org/10.17509/sosietas.v13i2.60977

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Sosietas : Jurnal Pendidikan Sosiologi

Creative Commons License

This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License