An epistemological study of Pancasila as the philosophical foundation of curriculum development in Indonesia
Abstract
The philosophical foundation of curriculum development is an important part of curriculum design. Through this foundation, curriculum developers and implementers acquire concepts related to the curriculum's ideas, goals, materials, methods, and evaluation. However, limited literature discusses the relevance of Pancasila values as a philosophical foundation. Pancasila is mainly discussed at a historical level, as well as its meaning. This study aims to examine the values of Pancasila in terms of epistemology and explore ideas that can be a philosophical foundation for curriculum development. The study used a qualitative approach with a literature study method to examine the epistemology of Pancasila as the philosophical foundation of the curriculum in Indonesia. The analysis process includes a review of the literature on Pancasila epistemology and curriculum in Indonesia and hermeneutic philosophical interpretation. The approach ensures that the research results are reflective and contextual. The results show that Pancasila values, such as religiosity, peace, fraternity, common welfare, and humanism, have relevance as a philosophical foundation in curriculum development. These values can support character and nationality building. In conclusion, this study makes an important contribution to the literature and practice of curriculum development by emphasizing the relevance of Pancasila values as a holistic and contextual philosophical foundation.
Abstrak
Landasan filosofis pengembangan kurikulum merupakan bagian penting dalam penyusunan kurikulum. Dari landasan ini, para pengembang dan pelaksana kurikulum mendapatkan konsep berkaitan dengan ide, tujuan, materi, metode, dan evaluasi kurikulum. Namun, literatur yang membahas relevansi nilai-nilai Pancasila sebagai landasan filosofis masih terbatas. Pancasila banyak dibahas dalam tataran historis beserta maknanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai Pancasila dari segi epistemologi dan menelusuri ide-ide yang dapat menjadi landasan filosofis bagi pengembangan kurikulum di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur untuk mengkaji epistemologi Pancasila sebagai landasan filosofis kurikulum di Indonesia. Proses analisis mencakup pengumpulan literatur terkait konsep epistemologi Pancasila dan kurikulum di Indonesia, dilanjutkan dengan interpretasi filosofis hermeneutik untuk mengidentifikasi nilai-nilai relevan dari Pancasila. Pendekatan ini memastikan hasil penelitian bersifat reflektif dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila, seperti religiusitas, perdamaian, persaudaraan, kesejahteraan umum, dan humanisme, memiliki relevansi sebagai landasan filosofis dalam pengembangan kurikulum. Nilai-nilai tersebut dapat mendukung pembentukan karakter dan kebangsaan melalui pendidikan. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi literatur dan praktik pengembangan kurikulum, dengan menegaskan relevansi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar filosofis yang holistik dan kontekstual. Pemahaman yang benar tentang nilai epistemologis Pancasila mengarahkan kurikulum di Indonesia pada tujuan yang tepat.
Kata Kunci: epistemologi; landasan filosofis; pancasila; pengembangan kurikulum.
Keywords
Full Text:
Download PDF (Bahasa Indonesia)References
Abidin, D., Retnaningrum, E., Parinussa, J. D., Kuning, D. S., Manoppo, Y., & Kartika, I. M. (2023). Curriculum development in Indonesia from a historical perspective. Journal of Education Research, 4(2), 443-451.
Aini, Q., Noviani, D., & Aina, Q. (2024). Teori ilmiah dalam konsep pendidikan Islam. Peshum: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora, 4(1), 630-637.
Akomolafe, M. A. (2020). Philosophy of education and the ideological underpinning of the curriculum. International Scientific Journal of Universities and Leadership, 2(10), 3-12.
Aulia, S. (2022). Teori pengetahuan dan kebenaran dalam epistemologi. Jurnal Filsafat Indonesia, 5(3), 242-249.
Azzahra, F., Permana, H., Fitriani, L., Putri, R. M., & Wulandari, S. (2022). Approaches and models development of 2013 Curriculum and Merdeka Curriculum. Curricula: Journal of Curriculum Development, 1(2), 189-204.
Bandarsyah, D. (2019). Fondasi filosofis pendidikan sejarah di era post truth. Historia, 3(1), 1-10.
Bashori, A., Sugitanata, A., Putra, A., & Abdurrasyied, M. H. (2024). Grounding moral moderation in addressing the erosion of social values. Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 22(1), 74-94.
Cahyani, L. N. (2023). Sistem pendidikan finlandia: membangun kemandirian dan semangat belajar siswa. Journal of Contemporary Issues in Primary Education, 1(2), 55-61.
Darussalam, F. I., Indra, A. B., & Rahman, S. (2024). Hakikat manusia dan relevansinya terhadap isu-isu kemanusiaan: Analisis komparatif filsafat politik Thomas Hobbes dan John Locke. Media: Jurnal Filsafat dan Teologi, 5(2), 219-234.
Devian, L., & Murni, I. (2023). Konsep merdeka sebagai landasan pendidikan di era kurikulum merdeka belajar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 1974-1993.
Dewi, M. R. (2022). The advantages and disadvantages of project-based learning for strengthening the student profile of the Pancasila independent curriculum. Journal of Curriculum Innovation, 19(2), 213-226.
Erlina, T. (2019). Membangun karakter ke-indonesiaan pancasila melalui pendidikan kewarganegaraan di era global. Factum: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah, 8(2), 153-162.
Fajri, S., & Trisuryanti, T. (2021). Gagasan sistem among Ki Hajar Dewantara dalam membangun pendidikan di Indonesia Sejak 1922 sampai dengan 2021. Tarikhuna: Journal of History and History Education, 3(1), 18-27.
Febriyanto, M. (2018). The role of Pancasila as an open ideology. Jurnal Scientia Indonesia, 4(1), 27-46.
Gunawan, I., & Wahyudi, A. V. (2020). Fungsi filsafat Pancasila dalam ilmu pendidikan di Indonesia. Tatar Pasundan: Jurnal Diklat Keagamaan, 14(2), 209-218.
Hardiman, F. B. (2018). Manusia dalam prahara revolusi digital. Diskursus: Jurnal Filsafat dan Teologi STF Driyarkara, 17(2), 177-192.
Irawan, A. P., Irawatie, A., & Mulyana, P. D. (2023). Ujaran kebencian dalam penyimpangan sila ke-2 Pancasila. Ikraith Abdimas, 7(3), 314-322.
Januri, J., & Lita, N. (2023). Hakekat keadilan dalam perspektif filsafat hukum. Audi Et AP : Jurnal Penelitian Hukum, 2(2), 128-134.
Juliyanto, A. (2022). Ajaran Thomas Hobbes tentang Negara sebagai “Leviathan”. Paradigma: Jurnal Kalam dan Filsafat, 1(1), 13-28.
Juwono, K. (2024). “Epistemologi moluska” Bruno Latour dan paradigma non-modern pengetahuan. Diskursus: Jurnal Filsafat dan Teologi STF Driyarkara, 20(1), 98-134.
Kholiq, A., & Fatih, M. K. (2021). Epistemologi kritis: telaah pemikiran hermeneutika Jurgen Habermas. Al Furqan: Jurnal Ilmu Al Quran dan Tafsir, 4(2), 174-185.
Kirom, S. (2020). Individu komunikatif menurut Jurgen Habermas dalam perspektif filsafat manusia. Jurnal Yaqzhan: Analisis Filsafat, Agama, dan Kemanusiaan, 6(2), 202-216.
Komalasari, S., Amelia, D., & Asbari, M. (2022). Pancasila as a legal development paradigm. Journal of Information Systems and Management (JISMA), 1(6), 18-23.
Kurniasih, R. (2016). the effect of globalization on the ideology of Pancasila. Jurnal Scientia Indonesia, 2(1), 69-96.
Laksono, T. A., & Muhtadin, M. A. (2023). Hubungan filsafat, teori belajar dan kurikulum pendidikan. Diajar: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 2(1), 57-62.
Latuheru, A. C., Lattu, I. Y., & Tampake, T. R. (2020). Pancasila sebagai teks dialog lintas agama dalam perspektif Hans-Georg Gadamer dan Hans Kung. Jurnal Filsafat, 30(2), 150-180.
Lestari, P., Sunarto, S., & Cahyono, H. (2020). Implementasi nilai-nilai Pancasila pada sila kelima dalam pembelajaran. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 7(2), 130-144.
Lisa, M. & Kurnia, H. (2023). Upaya meningkatkan pendidikan Indonesia berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Jurnal Kewarganegaraan, 7(1), 472-478.
Litualy, J. R., & Ratuanak, A. M. D. (2024). Pancasila sebagai landasan ideologis bagi pengembangan keilmuan pada komunitas akademik di Indonesia dan tantangan globalisasi. Sosial: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPS, 2(2), 281-294.
Magnis-Suseno, F. (2020). Philosophy, a challenge to post-truth, also in Indonesia. Jurnal Filsafat, 30(1), 1-22.
Maharani, S., Habibah, S. M., & Hilshcer, R. 2023). Actualizing the nationalism attitude of millennial generation towards pancasila and citizenship education in the digital era. Jurnal Civicus, 23(1), 1-10.
Melani, J. A., Asbari, M., Wahyudi, J., & Santoso, G. (2023). Mengapa Pacasila perlu ada? Telaah singkat pemikiran Yudi Latif. Jurnal Pendidikan Tranformatif (Jupetra), 2(1), 1-5.
Muhtamar, S., & Ashri, M. (2020). Dikotomi moral dan hukum sebagai problem epistemologis dalam konstitusi modern. Jurnal Filsafat, 30(1), 123-149.
Nasir, M., & Muhammad, M. (2024). Analisis perkembangan kurikulum di Indonesia: Masa lalu, kini, dan masa depan. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 228-236.
Ningsih, S. E., Anisa, K., & Mislaini, M. (2025). Sistem Pendidikan di Jepang dan Korea Selatan. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 280-295.
Noer, R. Z., Mustopa, D., Ramly, R. A., Nursalim, M., & Arianto, F. (2023). Landasan filosofis dan analisis teori belajar dalam implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(4), 1559-1569.
Nurafifah, W., & Dewi, D. A. (2021). Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 1(4), 98-104.
Nurcahyawati, E., Wijayanto, C. S., & Apipudin, A. (2023). Implementasi nilai religi pada sila pertama untuk ketahanan nasional yang unggul. Jagaddhita: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Kebangsaan, 2(2), 1-10.
Prasety, E. J., & Widiadi, A. N. (2023). Mengasah profil pelajar Pancasila dengan sosiodrama: Studi kasus pembelajaran sejarah di Malang. Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, 6(2), 183-192.
Prasetyono, E. (2022). Menggagas fusi horison dalam hermeneutika Hans Georg Gadamer sebagai model saling memahami bagi dialog antarbudaya dengan relevansi pada Pancasila sebagai landasan dialogis filosofis. Studia Philosophica et Theologica, 22(1), 63-95.
Pristiwiyanto, P. (2021). Pancasila dalam kajian filsafat: Ontologi, epistemologi dan aksiologi. Fatawa: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2, 253-262.
Putrawan, B. K. (2022). Epistemologi dalam pemikiran Alfred North Whitehead. Studia Philosophica et Theologica, 22(1), 96-113.
Qolbi, S. K., & Hamami, T. (2021). Impelementasi asas-asas pengembangan kurikulum terhadap pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 1120-1132.
Rahman, A., & Robandi, B. (2024). Foundations of Kurikulum Merdeka development in elementary education (from a philosophical perspective). Inovasi Kurikulum, 21(1), 385-402.
Ramadani, A. C., Az-Zahra, F., & Mawarni, H. D. (2023). Implementasi nilai Pancasila sila kedua dalam kehidupan bermasyarakat. Indigenous Knowledge, 2(5), 347-352.
Ramdhani, S. W. (2021). Analisis linguistik pancasila berdasarkan epistemologi, ontologi, dan aksiologi. Metalanguage: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(1), 1-18.
Rokhim, M. M., Rahmat, M., & Surahman, C. (2019). Pemikiran Tan Malaka dan relevansinya dengan pendidikan Islam. Tarbawy: Indonesian Journal of Islamic Education, 6(1), 55-69.
Rokhmah, D. (2021). Ilmu dalam tinjauan filsafat: Ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Cendekia: Jurnal Studi Keislaman, 7(2), 172-186.
Saepullah, A. (2020). Epistemologi falsifikasionisme Karl R. Popper: Relevansinya bagi teologi dan pemikiran keislaman. Journal of Islamic Civilization, 2(2), 60-71.
Safarudin, L.O.M., & Rusman, R. (2021). Model implementasi kurikulum Ornstein dan Hunkins: Modernisme dan Postmodernisme. Inovasi Kurikulum, 18(2), 141-156.
Saparina, A. S., & Dewi, D. A. (2021). Implementasi nilai-nilai Pancasila melalui praktik kebebasan berpendapat di Indonesia. Jurpis: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 18(1), 49-62.
Saumantri, T. (2022). Metafisika empirik dalam pemikiran David Hume. Jaqfi: Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam, 7(2), 231-244.
Setiyadi, B., Suryani, I., & Framadita, R. (2022). Landasan dan asas pengembangan kurikulum. Daiwi Widya: Jurnal Pendidikan, 9(2), 56-63.
Sunarso, S., Hidayah, Y., Firmasnyah, A., & Arpannudin, I. (2024). Content analysis of Pancasila and civic education curriculum at the junior high school level in Indonesia: Philosophical perspectives in affirming civic identity. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 21(1), 98-106.
Surajiyo, S. (2021). Tinjauan epistemologi terhadap pancasila sebagai dasar Negara Republik Indonesia. Ikraith Humaniora: Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(3), 54-62.
Susanto, E. (2021). Sila ke-empat Pancasila dan iklim demokrasi Indonesia saat ini. Masalah-Masalah Hukum, 50(1), 84-93.
Tamang, Y. B. (2023). Philosophical perspectives towards curriculum. Innovative Research Journal, 2(2), 147-152.
Tinambunan, K., Situmorang, S. H., Naiborhu, M., & Purba, A. (2022). Hubungan literasi digital dengan implementasi nilai-nilai Pancasila siswa kelas XII SMK Swasta Harapan Bangsa tahun 2022. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 4(2), 47-61.
Utomo, E., Darmuki, A., & Surachmi, S. (2024). Peran epistemologi filsafat dalam mengembangkan berpikir kritis bagi anak sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(4), 3033-3047.
Widiandari, F., Khoiri, N., & Syahnaz, A. (2023). Penguatan nilai-nilai religiusitas remaja pada era digital. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(4), 1661-1667.
Yusuf, M. Y., Tanjung, A., & Piliang, F. M. (2023). Implementasi nilai nilai Pancasila melalui budaya sekolah di era digital 4.0 pada Madrasah Aliyah Swasta Al Ishlahiyah Binjai. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 6(4), 3243-3247.
Zulfan, Z. (2018). Pemikiran politik Thomas Hobbes, John Locke dan JJ Rousseau tentang perjanjian sosial. Jurnal Serambi Akademica, 6(2), 30-35.
DOI: https://doi.org/10.17509/jik.v22i1.79525
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Deodatus Kolek, Babang Robandi, Amy Theresia Sipayung, Sekar Syawalahayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Inovasi Kurikulum
Published by Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)
in collaboration with Curriculum Development Study Program
Faculty of Education - Universitas Pendidikan Indonesia
Gedung FIP UPI Lt. 9 Jl. Dr. Setiabudhi Bandung 40154
Indexed By:
Google Scholar p. ISSN 1829-6750 | Google Scholar e. ISSN 2798-1363